Kamis, 27 April 2017

Sulawesi Berpotensi Sentral Ekonomi Terkuat Indonesia

id anis
Sulawesi Berpotensi Sentral Ekonomi Terkuat Indonesia
Anis Matta (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)
Apabila negara mengelola dengan baik maka pulau Sulawesi akan menjadi pusat ekonomi terkuat di Indonesia dan bahkan asia sekalipun
Mamuju (antarasulteng.com) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) HM Anis Matta menyampaikan, pulau Sulawesi berpotensi menjadi sentral ekonomi terkuat di Indonesia, apabila potensi sumber daya alam yang melimpah itu digarap secara maksimal.

"Ada tiga provinsi di Pulau Sulawesi memiliki potensi alam yang sangat kaya yakni Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Apabila negara mengelola dengan baik maka pulau Sulawesi akan menjadi pusat ekonomi terkuat di Indonesia dan bahkan asia sekalipun," kata Anis Matta saat berada di Mamuju, Minggu.

Kedatangan Presiden PKS di Mamuju ini dalam rangka kegiatan silaturrahim Akbar yang dirangkaian acara pembekalan Calon Legislatif (Caleg) PKS, sebagai persiapan menghadapi Pemilihan Umum (pemilu) 9 April 2014.

Menurut Anis, tiga provinsi yang ada di Sulawesi ini relatif masih "perawan" atau belum tergarap dengan baik akan kandungan potensi alam yang dimilikinya.

Jadi kata dia, masyarakat yang ada di tiga provinsi itu harus bersyukur karena daerah itu akan bisa bangkit dari ketertinggalannya.

"Kader partai PKS yang ada di Sulbar harus bekerja keras untuk mewujudkan harapan menjadikan Sulbar menjadi sentra ekonomi terkuat di Indonesia," ungkap mantan anggota DPR RI ini.

Dia menyampaikan, potensi kekayaan alam yang dimiliki Sulbar diantaranya potensi minyak dan gas (Migas), batubara, biji besi, uranium, nikel, mangan dan berbagai potensi kekayaam alam lain.

Namun demikian, jika potensi kekayaan alam ini salah urus maka justeru akan menjadi malahpetaka bagi masyarakat itu sendiri.

"Momentum Pemilu merupakan peristiwa penting yang harus dimanfaatkan dengan baik agar kelak bangsa ini melahirkan pemimpin yang bisa mengelola sumber daya alam secara baik," ungkapnya.

Editor: Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Baca Juga