Sabtu, 21 Oktober 2017

Merayakan Buku Di Festival Pembaca Indonesia

id festival, buku
Merayakan Buku Di Festival Pembaca Indonesia
Pengunjung sedang memilah-milah buku dalam Festival Pembaca Indonesia 2015 di Jakarta pada Sabtu. (Ida Nurcahyani)
Jakarta (antarasulteng.com) - Festival Pembaca Indonesia digelar untuk yang keenam kalinya oleh Goodreads Indonesia dan didukung oleh Synthesis Deelopment.

"Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk rekreasi saja. Supaya jangan sampai ada anggapan orang bahwa buku itu melulu soal hal-hal yang serius saja. Dengan membaca kita bukan hanya mendapat informasi penting dan merasakan beragam kesenangan tapi juga mendapat pemahaman berbagai isu sosial di sekitar kita," kata Ayu Yudha, Pengarah Festival Pembaca Indonesia di Jakarta pada Sabtu.

Sebagai puncak dari kegiatan Goodreads Indonesia selama setahun, festival tersebut menggelar berbagai talkshow dan workshop. Selain itu juga ada bioskop baca dan koleksi buku dari komunitas dan pecinta buku. Kegiatan bertukar buku akbar juga ada di festival tersebut melalui acara Book War atau Book Swap.

Bertemakan "Reading, Caring dan Sharing", festival juga dimeriahkan dengan aksi peduli meningkatkan kesadaran atas keterbatasan akses membaca para tunanetra dalam Books for the Blinds di mana puluhan relawan datang untuk mengetik buku-buku untuk dikonversi ke dalam bentuk huruf Braille.

Festival Pembaca Indonesia 2015 digelar di Synthesis Square Tower II, Jakarta Selatan selama dua hari mulai Sabtu hingga Minggu (4-5/12).

"Festival ini intinya ingin membuat para pembaca bisa lebih banyak menikmati buku, berbagi hal-hal terkait buku dan peduli terhadap sesama termasuk mereka yang punya kebutuhan khusus," kata Ayu.

Sementara itu, Andy Setiyawan, Marketing Manager Synthesis Square menyatakan dukungannya terhadap kegiatan festival pembaca tersebut. "Kita ingin menunjukkan kalau kita tidak hanya peduli dengan pembangunan gedung-gedung dan hunian saja tapi juga membangun bangsa melalui pendidikan, penghijauan dan kesehatan. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan pendidikan di mana dengan membaca kita bisa melihat dunia. Kegiatan Goodreads ke depan, kita dengan senang hati bisa memberi dukungan," katanya.

Andy bahkan menawari Goodreads untuk kembali melakukan kegiatannya di salah satu tower Synthesis Square Tower.

"Tahun 2020 gedung akan kita bangun menjadi office tower tapi sementara tidak akan kita rubuhkan, justru akan kita remajakan dengan konsep penghijauan di mana akan kita tutup gedung dengan vertical garden di sana. Di ground floor, kita akan bikin food venue yang akan kita sewakan gratis asal di penyewa mengajukan proposal bisnis yang mendukung green living atau mebgadopsi gaya hidup ramah lingkungan," kata Andy.

Andy mengatakan hingga saat ini sudah beberapa proposal yang diajukan di antaranya adalah penjual es krim yang meminta pelanggannya untuk tidak membuang kemasan bucket, sehingga kemasan bisa dijadikan wadah untuk menanam benih.

"Begitu benih tumbuh menjadi tanaman, itu bisa dibawa kembali dan And akan mendapat diskon," katanya.

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Baca Juga