Senin, 26 Juni 2017

Dirut Jamkrindo: Sinergi BUMN merupakan keniscayaan

id BUMN
Dirut Jamkrindo: Sinergi BUMN merupakan keniscayaan
Dirut Perum Jamkrindo Diding S. Anwar (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan sarana air bersih usai upacara peringatan HUT ke-17 Kemerdekaan RI di Kota Palu, Rabu (17/8). (Antarasulteng.com/Rolex Malaha)
Diding S. Anwar: BUMN harus hadir langsung di tengah-tengah masyarakat
Palu (antarasulteng.com) - Direktur Utama Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Diding S. Anwar mengatakan bahwa sinergi dan kolaborasi antar-entitas usaha khususnya antar-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan sebuah keniscayaan untuk mendorong pertumbuhan BUMN yang signifikan.

"Mestinya direksi-direksi BUMN tidak akan pernah kehabisan ide untuk mencari bentuk partner dalam menciptakan kooperasi, kolaborasi dan sinergi antarusaha BUMN," katanya dalam sambutannya pada upacara peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Halaman Kantor PT. Telkom Indonesia di Palu, Rabu.

Dirut Perum Jamkrindo Diding S. Anwar menjadi inspektur upacara yang dihadiri ratusan karyawan dari 34 BUMN yang memiliki kantor dan kegiatan di Sulawesi Tengah itu terkait program `BUMN hadir untuk Negeri` yang digelar Kementerian BUMN dimana Perum Jamkrindo dan PT. Bhanda Graha Reksa (BGR) sebagai penanggung jawab dan wakil penanggung jawab kegiatan untuk wilayah Sulawesi Tengah.

Menurut Diding, menghadapi era persaingan global, BUMN tidak dapat lagi bergerak sendiri-sendiri dan sporadis. Upaya-upaya individu BUMN, meski sudah sangat maksimal, hanya akan mengantarkan pada peningkatan kinerja yang linier saja, dimana hal itu tidak akan cukup untuk mengejar irama bisnis global.

Bersyukur, kata Diding pada acara yang dihadiri Deputy Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Bisnis, Hambra itu, Indonesia kini memiliki 119 BUMN yang bergerak hampir di seluruh industri dengan total nilai asset sebesar Rp5.395 triliun.

Dalam hal mengembangkan kolaborasi dan sinergi ini, kata Diding, keberanian untuk melakukan terobosan-terobosan dan kemampuan dalam menciptakan peluang sinergi dan kolaborasi adalah kata kuncinya.

Perayaan 71 Tahun Indonesia merdeka harus dijadikan tonggak BUMN untuk memberikan kontribusi yang optimal bagi masyarakat.

"BUMN harus hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, Kementerian BUMN menginisiasi program `BUMN hadir untruk Negeri` yang diselenggarajkan seluruh BUMN di 34 provinsi, sekaligus sebagai pertanda kuatnya sinergi BUMN," ujarnya.

Sejumlah kegiatan yang digelar di Sulawesi Tengah dalam program BUMN hadir untuk Negeri pada 2016 ini antara lain BUMN mengajar, jalan sehat 5 kilometer, pembagian sembako murah, bedah rumah veteran, pembinaan narapidana, penyediaan sarana air bersiha dan MCK (mandi-cuci-kakus), elektrifikasi rumah tangga keluarga kurang mampu, pembinaan mantan atlet nasional, dan pembangunan tempat penitipan anak di pasar.

"Kami juga menggelar kegiatan pembinaan masyarakat di desa terpencil, pemutaran film anak-anak dan pertukaran pelajar antarprovinsi lewat program Siswa Mengenal Nusantara," ujarnya.

Usai upacara tersebut, Dirut Perum Jamkrindo Diding S. Anwar, Deputy Menteri BUMN dan Direktur Keuangan dan Umum PT. BGR menyerahkan secara simbolis bantuan-bantuan tersebut kepada para penerima dilanjutkan penyelenggaraan berbagai lomba olahraga dan permainan untuk meningkatkan keakraban antarkaryawan BUMN di daerah ini.

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga