Harga Kopra Di Palu Semakin Membaik

id kopra

Kopra (antara)

Palu,  (antarasulteng.com) - Harga komoditas kopra di pasaran Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah kini semakin membaik meskipun produksi petani terus menurun.

"Harga kopra sekarang ini cukup bagus. Tapi stok kurang," kata Abraham, seorang pedagang pengumpul kopra, di Palu, Selasa.

Ia mengatakan harga kopra sebelumnya berkisar Rp7.000/kg. Kini harganya naik mencapai Rp9.000/kg.

Kenaikan harga dipicu karena permintaan pasar meningkat, sedangkan stok komoditas ekspor tersebut semakin berkurang.

Selama ini, kata dia, kopra produksi petani yang dibeli para pedangan pengumpul diantarpulaukan ke Bitung dan Surabaya untuk memenuhi kebutuhan pabrik minyak di daerah itu.

Berkurang stok kopra di Sulteng dikarenakan rata-rata pohon kelapa yang ada di seluruh kabupaten dan kota di Sulteng sudah termakan usia.

Artinya, kata dia, produksi sudah menurun karena faktor pohon kelapa sudah tua dan tidak dibarengi dengan peremajaan.

Disamping itu, banyak pohon kelapa sudah dijual petani untuk kebutuhan bahan bangunan rumah, dan sebagian lagi dijual ke luar daerah seperti Bali dan Pulau Jawa.

Permintaan pasar terhadap bahan bangunan dari batang kelapa dalam beberpa tahun terakhir ini cenderung terus meningkat.

"Ini salah satu faktor yang menyebabkan produksi kopra di Sulteng menurun," kata Abraham lagi.

Padahal Sulteng beberapa tahun sebelumnya merupakan penghasil kopra di Pulau Sulawesi.

Menurut dia, jika pemerintah di daerah ini tidak segera melakukan peremajaan kelapa dalam dan hibrida, tidak menutup kemungkinan ke depan Sulteng bisa jadi akan mendatangkan kelapa dari luar. 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar