Selasa, 17 Oktober 2017

Pukulan besar terhadap ISIS, kepala propagandanya tewas

id isis
Pukulan besar terhadap ISIS, kepala propagandanya tewas
Bendera ISIS (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Beirut/Washington (antarasulteng.com) - ISIS mengakui salah satu pemimpin paling penting dan paling lama berbakti ke kelompok itu, Abu Muhammad al-Adnani, tewas oleh serangan udara AS di Suriah. Al-Adnani disebut-sebut sebagai orang yang bertanggug jawab atas serangan teror ISIS di luar negeri.

Belum lama ini AS mengakui menyasar Abu Muhammad al-Adnani, salah satu tokoh paling ISIS, sewaktu Adnani bepergian di kota al-Bab, Suriah. 

Adnani adalah salah satu dari para pemimpin senior ISIS yang masih hidup, di samping Abu Bakr al-Baghdadi yang memalukmatkan dirinya khalifah ISIS dan pendiri kelompok militan ini.

Sebagai juru bicara ISIS, Adnani adalah anggota ISIS yang paling dikenal.

Sebagai kepala operasi eksternal, dia memimpin serangan ISIS di luar negeri, termasuk di Eropa, yang berubah menjadi taktik sangat penting ISIS karena daerah-daerah kekuasaannya di Irak dan Suriah satu per satu jatuh ke tangan lawan.

Seorang pejabat kontraterorisme AS yang memonitor ISIS mengatakan kematian Adnani akan memukul semangat para militan ISIS, termasuk di luar negeri.

Di bawah kepemimpinan Adnani, ISIS melancarkan serangan besar-besaran dengan pemboman dan penembakan warga sipil di luar negeri, termasuk di Prancis, Belgia dan Turki.

Pejabat AS itu mengatakan peran Adnani sebagai kepala propaganda dan direktur operasi eksternal menjadi istimewa karena ISIS menggunakan pesan-pesan onlinenya untuk merekrut para petempur, selain memberikan perintah dan menginspirasi serangan.

Kantor berita ISIS, Amaq, mewartakan bahwa Adnani terbunuh "selagi mensurvei operasi-operasi untuk menangkal serangan militer ke Aleppo." ISIS menguasai Provinsi Aleppo, tapi kota Aleppo sendiri tidak dikuasainya karena di sini terjadi perang sengit antara pemberontak melawan pemerintah Suriah.

Amaq tidak mengungkapkan bagaimana Adnani yang terlahir dengan nama Taha Subhi Falaha di Provinsi Idlib di Suriah pada 1977 itu terbunuh. Yang jelas ISIS menerbitkan eulogi tertanggal 29 Agustus untuk meratapi kematian Adnani.

Tokoh ISIS yang belum lama ini terbunuh adalah Abu Ali al-Anbari, wakil Baghdadi, dan menteri urusan perang, Abu Omar al-Shishani.

Adnani bergabung dengan ISIS di bawah pendiri awalnya, Abu Musab al-Zarqawi.

Seorang pejabat senior pemberontak Suriah mengungkapkan Adnani kemungkinan besar tewas di kota al-Bab oleh serangan udara. Adnani sedang berada di daerah Aleppo untuk menyemangati pasukan ISIS yang tengah terdesak.

ISIS memandang Aleppo sebagai daerah strategis nan penting karena di sinilah terdapat Dabiq yang dalam beberapa pemahaman Islam menjadi tempat berlangsungnya pertarungan terakhir antara muslim melawan kafir terjadi yang menandai akhir zaman, demikian Reuters.

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga