Warga Minta Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan

id jembatan
Warga Minta Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan
Ilustrasi (antaranews)
Donggala, Sulteng,  (antarasulteng.com) - Warga Desa Wombo, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, minta pemerintah segera memperbaiki jembatan yang rusak akibat banjir belum lama ini, agar aktivitas sehari-hari mereka kembali normal.

"Jembatan ini satu-satunya media yang menghubungkan Desa Wombo dengan Pantoloan Palu sehingga butuh untuk segera diperbaiki kembali," kata Camat Taweli yang wilayahnya meliputi desa itu, Zulkifli, di Palu, Senin.

Ia mendesak Dinas Pekerjaan Umum memperbaiki jembatan itu secepatnya, agar dapat berfungsi kembali. Jembatan itu nyaris terbawa arus banjir pada akhir pekan lalu.

Dia mengatakan jembatan yang menghubungkan Kota Palu dan Kabupaten Donggala di bagian utara Kota Palu itu terancam putus akibat tergerus banjir.

Bencana alam itu, mengakibatkan distribusi hasil pertanian warga terhambat masuk pasar.

Kondisi jembatan sepanjang 25 meter tersebut, tidak bisa lagi dilintasi kendaraan roda empat sehingga hasil produksi pertanian dari daerah tetangga terhenti di jembatan.

Untuk melanjutkan distribusi hasil pertanian ke seberang dengan menggunakan sepeda motor atau dipikul warga.

Hal senada juga disampaikan Rifai, seorang warga desa Wombo.

Ia berharap kepada Dinas PU Provinsi Sulteng untuk segera memperbaiki jembatan yang rusak akibat diterjang banjir.

"Kami berharap Dinas PU Provinsi Sulteng secepatanya memperbaiki lagi," katanya.

Jembatan Wombo dibangun oleh pemerintah provinsi untuk menghubungkan dua daerah kabupaten/kota.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng Bartholomeus Tandigala mengatakan dua pekan terakhir ini, intensitas hujan yang mengguyur Kota Palu cukup tinggi.

Akibatnya, kata dia, sejumlah kelurahan di Palu dilanda banjir dan beberapa sarana umum, seperi jembatan terancam putus.

Banjir di Palu melanda sedikitnya tiga kelurahan di Kecamatan Tawaeli, yakni Baiya, Pantoloan Boya, dan Pantoloan Induk.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Akan tetapi, hal yang perlu mendapat perhatian masyarakat, terutama yang bermukim di pinggir sungai, supaya tetap waspada terhadap banjir yang sewaktu-waktu mengancam mereka.  

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga