Selasa, 17 Oktober 2017

Menag Minta ASN Akrab Dengan Media Massa

id menag, lukman
Menag Minta ASN Akrab Dengan Media Massa
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (tengah) di dampingi oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Abdullah Latopada (kiri) dan Asisten I Sekda Sulteng Arief Latjuba (kanan) saat menghadiri silaturahmi pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kanwil Kemenag Sulteng di aula transit asrama haji Palu, K
Kita semua sebagai ASN harus dekat dan akrab dengan teman-teman media dengan kalangan jurnalis
Palu,  (antarasulteng.com) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta seluruh Aparatur Sipil Negara untuk akrab dengan media massa.

"Kita semua sebagai ASN harus dekat dan akrab dengan teman-teman media dengan kalangan jurnalis," katanya dalam silaturahmi pembinaan ASN Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah di aula asrama haji transit Palu, Kamis.

Menurut Menteri, peran media sangat besar karena merupakan mata dan telinga kita untuk mendengar dan melihat, apa sebenarnya aspirasi yang berkembang di masyarakat terkait persoalan-persoalan agama.

"Kita mungkin memiliki keterbatasan, tetapi media telah membantu kita untuk memberikan informasi, kabar dan berita, bagaimana sesungguhnya keagamaan saat ini," kata menteri.

Bagi menteri, paling tidak ASN dapat membangun hubungan komunikasi yang baik dengan media, di lingkungan mereka bekerja. Menteri juga berharap ASN dapat lebih aktif dalam mengakses media, baik media cetak, elektronik maupun media online.

"Tapi syaratnya harus memiliki kemampuan untuk memilah dan memilih, mana informasi yang betul-betul dari sumber yang benar dan mana informasi sampah atau yang tidak jelas sumbernya," ungkap menteri.

Menteri menerangkan bahwa media merupakan sesuatu yang penting saat ini, sekaligus juga sebagai mitra untuk bersinergi dan menyampaikan program dan kegiatan yang sudah kita lakukan.

Sehingga ini bukan arti yang riya atau sombong, tetapi ini merupakan bentuk tanggung jawab, bahwa pemerintah sudah melaksanakan urusan-urusan terkait keagamaan, agar publik mengetahui sekaligus berperan untuk ikut mengawasi.

"Kita berharap, ada umpan balik dari publik terkait apa yang telah kita lakukan," harap menteri.

Tidak hanya itu, menteri juga berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kementerian Agama untuk menjadi orang-orang yang dapat menghentikan postingan-postingan negatif di media sosial.

"Kita ini jangan mudah meneruskan berita, yang kita sendiri tidak tahu sumbernya dari mana," kata menteri.

Apalagi, kata menteri, isinya menjelek-jelekan seseorang, kelompok atau golongan tertentu dengan bahasa-bahasa yang digunakan tidak mencerminkan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.

Kedatangan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Palu dalam agenda membuka sidang Sinode ke-46 Gereja Kristen Sulawesi Tengah.

Tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, menteri disambut oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Longki Djanggola yang didampingi oleh Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Prof Zainal Abidin, Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Abdullah Latopada dan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng Arief Latjuba. 

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga