Selasa, 17 Oktober 2017

Dua Kompi Brimob Amankan Pilkada Buol

id Buol
Dua Kompi Brimob Amankan Pilkada Buol
Kapolres Buol AKBP Mujianto, SIK (Antarasulteng.com/Istimewa)
AKBP Mujianto: sampai saat ini tidak ada kasus kriminal terkait pilkada yang ditangani polisi.
Palu (antarasulteng.com) -  Dua kompi pasukan elit Polri dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada 15 Februari 2016.

"Satu kompi Brimob dari Polda Sulteng sekarang sudah tiba di Buol, dan satu kompi lagi dari Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta akan menyusul pada 11 Februari nanti," kata Kapolres Buol AKBP Mujianto, SIK yang dihubungi melalui telepon genggamnya di Buol, Rabu.

Menurut Mujianto, pengerahan ratusan personel pasukan elit Polri itu bukan karena situasi kamtibmas tidak stabil, tetapi lebih pada upaya menjamin ketenteraman masyarakat agar bisa menggunakan hak pilihnya dengan rasa aman tanpa ada gangguan, tekanan atau ancaman apapun.

"Saya sangat mengapresiasi masyarakat Buol yang kesadarannya sudah semakin tinggi untuk memelihara situasi yang baik sehingga kamtibmas di Buol sampai saat ini sangat kondusif," ujarnya.

Selama proses pilkada berlangsung, tidak ada kasus kriminal apapun yang ditangani polisi terkait dengan pelaksanaan pilkada, kata Mujianto.

Polri sendiri, katanya, akan mengerahkan 600 personel yang diperkuat 150 orang anggota TNI AD dan 30 anggota TNI AL untuk mengamankan jalannya pilkada tersebut, khususnya pada hari pemungutan suara dan penghitungan suara.

"Semua personel pengamanan yang sudah berada di Buol saat ini sedang aktif untuk melakukan patroli skala besar di semua wilayah," ujarnya.

Saat pemungutan suara nanti, pihaknya akan menempatkan satu personel polisi di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang akan dibantu anggota TNI dan aparat pengamanan sipil seperti Polisi Pamong Paja.

Ketika ditanya kerawanan apa yang dihadapi menjelang voting day pilkada serentak 15 Februari nanti, Mujianto mengemukakan bahwa gangguan yang paling dikhawatirkan adalah banjir.

"Mudah-mudahan saat pemungutan suara nanti, hujan bisa reda sehingga tidak akan ada banjir," ujarnya.

Sepekan lalu, sejumlah tempat di Kabupaten Buol sempat dilanda banjir bandang menyusul hujan deras yang mengguyur daeah itu sejak beberapa pekan terakhir. Banjir ini menyebabkan gangguan transportasi.

Pilkada Buol diikuti tiga pasangan calon yakni Amiruddin Rauf (bupati saat ini)-Abdullah Batalipu yang mendapatkan nomor urut satu, Efendy Nonci-Syarmin DJ Daimaroto nomor urut dua dan Syamsuddin Koloi-Nurseha Batalipu mendapatkan nomor urut tiga.

Menurut Kapolres, selama proses pilkada berlangsung, tidak ada kasus kriminal yang ditangani polres setempat yang terkait dengan penyelenggaraan pilkada.

Selain di Buol, pilkada serentak di Sulteng juga akan berlangsung di Kabupaten Banggai Kepulauan yang diikuti empat pasangan kandidat yakni nomor urut 1 Delmard Siako-Nadjib Bangunan (Desa Membangun), nomor urut 2 Hery Ludong-Adjumain Lumbon (Hery Adja), nomor urut 3 Zainal Mus-Rais Adam (Zamra) dan nomor urut 4 Irianto Malinggong-Hesmon FVL Pandili (Irhes). 

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga