Jumat, 28 Juli 2017

KPU Parimo Tandatangani Komitmen Bekerja Independen

id kpu
KPU Parimo Tandatangani Komitmen Bekerja Independen
Ketua KPU Parimo Amelia Idris menandatangani komitmen bersama pada baliho di Parigi, Senin (13/2) (Antarasulteng.com/Humas Parimo)
Tahapan pilkada Parimo dijadwalkan bergulir mulai Agustus 2017
Parigi, Sulteng,  (antarasulteng.com) - Para komisioner dan pejabat serta staf sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menandatangani pakta integritas berisi komitmen untuk bekerja independen, profesional dan berintegritas dalam menyelenggarakan pilkada setempat 2018.

Acara tersebut digelar di aula Kantor KPU Parigi Moutong, Senin, dihadiri Ketua KPU Parigi Moutong, Amelia Idris dan para anggota KPU lainnya, Sekretaris KPU serta para staf yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak.

Sekertaris KPU Kabupaten Parigi Moutong Jumail menyampaikan bahwa Sekertariat KPU sebagaimana diatur dalam UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyenggaraan Pemilu memiliki fungsi untuk menfasilitasi penyelengaraan pemilu, sehingga dengan fungi tersebut pihaknya perlu melakukan penguatan komitmen khsusnya para ASN dan tenaga kontrak

"Salah satu penguatannya adalah pakta integritas bagi ASN dan surat pernyatan bagi tenaga kontrak yang memuat soal komitmen dalam melaksanaakan tugas dan fungsinnya di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Parigi Moutong," katanya.

Dia juga mengaku bahwa Sekretariat KPU Kabupaten Parigi Moutong memiliki 56 staf terdiri atas 17 orang ASN, 28 orang tenaga kontrak/honorer yang diperbantukan oleh Pemkab Parigi Moutong dan 10 petugas yang dibiayai oleh KPU RI.

Ketua KPU Parigi Moutong Amelia Idris berharap dengan ditandatanganinya pakta integritas tersebut, pejabat dan staf ASN serta tenaga kontrak komitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta peran dan wewenangnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pakta integritas tersebut merupakan wujud penyelenggaraan pemilihan umum dan pilkada serentak yang akuntabel, transparan dan bertanggung jawab serta bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini menunjukkan iktikad baik untuk bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Paling penting juga adalah terwujudnya keterbukaan dan kejujuran serta mempelancar tugas yang berkualitas, efektif dan akuntabel dan termasuk mewujudkan pribadi yang bertanggung jawab dan bermartabat," ujarnya.

Proses penyelenggaraan pilkada serentak di Kabupaten Parigi Moutong akan bergulir mulai Agustus 2017, untuk memilih pasangan bupati/wakil bupati yang baru karena pasangan kepala daerah saat ini yakni Syamsurizal Tombolotutu-Badrun Nggai akan mengakhir masa jabatan mereka pada Oktober 2018 

Editor: Adha Nadjemudin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga