Senin, 24 Juli 2017

Cegah KKN, Panitia Penerimaan Polri Polda Sulteng Disumpah

id POLDA
Cegah KKN, Panitia Penerimaan Polri Polda Sulteng Disumpah
PANITIA seleksi penerimaan Polri mulai dari tingkat Tamtama, Brigadir/Bintara hingga Akademi Kepolisian (Akpol) di jajaran Polda Sulteng diambil sumpahnya di ruang Halimina Mapolda Sulteng, Selasa (21/2). (www.antarasulteng.com/)
Penyeleksi yang sudah disumpah itu harus menjaga diri dan menjauhi potensi pelanggaran selama proses rekrutmen
Palu, (antarasulteng.com) - Panitia seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2017 di jajaran Polda Sulawesi Tengah dari tingkat Tamtama, Brigadir/Bintara hingga Akademi Kepolisian (Akpol) diambil sumpahnya, Selasa.

Pengambilan sumpah itu dilakukan melalui video conference dari Mabes Polri yang dipimpin Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Arief Sulistyanto.

Mereka yang disumpah itu sebanyak sembilan orang yaitu Kombes Pol Dwi Setiyadi (Irwasda/Koordinator Pengawas Internal), Kombes Polisi Kif Aminanto (Ketua Panitia Pelaksana/Kepala Biro SDM Polda Sulteng), AKBP Amin Litarso (Plh Kabid Profesi dan Pengamanan), AKBP dr IS Sarifin (Kabid Dokkes).

Selanjutnya, AKBP Ulfa K Mentemas (Kepala Tim Pemeriksaan Psikologi), Kompol Oki Ahadian P (Kepala Tim Uji Akademik), Kompol Dwi Hari Harsono (Kepala Tim Uji Samjas), AKP Kus Wahyono (Kepala Tim Pemeriksaan Administrasi), dan H Imam Suwandi (Pengawas Eksternal Perwakilan Pengurus Besar Alkhairaat).

Sekretaris Panitia Pelaksana Seleksi Penerimaan Polri Kompol Oki Ahadian P mengatakan bahwa Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Arief Sulistyanto dalam arahannya mengatakan untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern dan terpercaya harus dimulai dari proses rekrutmen dan seleksi penerimaan anggota yang objektif, bersih, transparan, akuntabel dan jujur.

"Penyeleksi yang sudah disumpah itu harus menjaga diri dan menjauhi potensi pelanggaran selama proses rekrutmen," kata Kabag Pengendalian Personel SDM Polda Sulteng itu.

Dalam kesempatan itu, Irjen Arief juga berharap proses rekrutmen ini bisa berjalan lancar dan tetap mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya sebagai penyeleksi.

"Pengambilan sumpah ini dalam rangka menciptakan proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, sehingga menghasiikan Polri yang berkualitas, handal, tangguh, dan profesional dalam menjalankan tugasnya," tutur mantan Kasat Lantas Polres Banggai itu.

Adapun sumpah yang diucapkan para panitia seleksi penerimaan Polri itu di antaranya siap menjalankan tugas seleksi penerimaan anggota Polri dengan penuh tanggung jawab, jujur, obyektif, cermat dan teliti dalam setiap obyek pemeriksaan.

Panitia tidak akan menambah, mengurangi, merekayasa dan tindakan penyimpangan lain dalam melakukan pemeriksaan atau penilaian.

Penyeleksi juga bersumpah tidak akan melakukan KKN dan konspirasi serta menjanjikan ataupun membuat janji dengan atau kepada siapapun untuk membantu atau menolong kelulusan calon dengan meminta atau menerima imbalan dalam bentuk apapun.

Mereka juga bersumpah akan menolak terhadap permintaan ataupun ajakan dari siapapun dan dalam bentuk apapun untuk melakukan penyimpangan dalam proses seleksi tersebut.

Jika ada yang kedapatan melakukan penyimpangan, mereka pun siap mendapat tindakan hukum yang tegas baik hukum pidana, kode etik dan disiplin. (FZI)

Editor: Adha Nadjemudin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga