Kamis, 27 Juli 2017

Warga Palu Keluhkan Elpiji Langka

id elpiji
Warga Palu Keluhkan Elpiji Langka
Gas elpiji 3 kg (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/ss/nz/13)
Palu,  (antarasulteng.com) - Sejumlah warga di Kota Palu, Sulawesi Tengah keluhkan gas elpiji di pasaran setempat beberapa hari terakhir ini cukup langka.

"Kalaupun ada, harganya jauh di atas Harga eceran tertinggi HET) yang ditetapkan pemerintah," kata Ibu Asni, warga kelutahan Tatura Selatan, Sabtu.

Ia mengatakan, kondisi demikian sudah berlangsung beberapa hari ini sulit untuk mendapatkan elpiji subsidi (3 kg).

Semua kios pengecer elpiji subsidi di wilayah itu sudah kosong.

Untuk mendapatkannya, ia harus mencari di wilayah lain dan harganya diatas HET.

Harga elpiji 3 kg saat ini dijual pengecer Rp18.000/tabung. Sementara HET ditetapkan pemerintah hanya Rp16.000/tabung.

Keluhan senada juga disampaikan Ny Elsa, warga jalan Malaya, Kelurahan Birobuli Selatan. Ibu rumah tangga itu juga mengatakan elpiji di wilayah mereka langka.

"Suami saya terpaksa membeli di Biromaru, Kabupaten Sigi karena di beberapa wilayah di Palu, stok elpiji 3 kg habis," katanya.

Mereka meminta pihak depot pertamina untuk segera mengatasi kelangkaan elpiji 3 kg yang banyak dibutuhkan masyarakat setempat.

Arifin, seorang pemilik pangklaim pengecer elpiji membenarkan stok habis dan belum mendapatkan pasokan dari agen.

"Stok elpiji di tempat saya sudah kosong beberapa hari lalu dan sampai sekarang ini masih menunggu pasokan," katanya. 

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga