Seorang napi terorisme Nusakambangan dipindah ke Palu

id teroris

Ilustrasi--Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto menunjukan foto dua narapidana Lapas Batu Nusakambangan yang melarikan diri saat operasi pencarian, Di Dermaga Polair Cilacap, Jateng, Minggu (22/1/2017). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)

Cilacap (antarasulteng.com) - Seorang napi kasus terorisme dipindah dari Lembaga Pemasyarakatan Kembang Kuning, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ke Lapas Palu, Sulawesi Tengah.

"Napi yang dipindah ke Palu bernama Rahmat Hidayah alias Yayat alias Abu Azzam," kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Yudho Hermanto melalui Kepala Pos Polisi Subsektor Nusakambangan Inspektur Polisi Dua Siswanto di Cilacap, Minggu.

Menurut dia, Rahmat Hidayah merupakan napi kasus terorisme yang terkait dengan jaringan Santoso dan melakukan pelatihan militer di Poso, Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan pemindahan napi yang divonis hukuman empat tahun 10 bulan penjara itu merupakan tindak lanjut dari perintah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bagian dari program kontrol ideologi.

Selain itu, kata dia, pemindahan tersebut juga untuk mengungkap jaringan teroris khususnya di wilayah Sulawesi Tengah. 

"Oleh karena itu, anggota kami melaksanakan pengawalan proses pemindahan napi kasus terorisme tersebut," katanya.

Ia mengatakan napi kasus terorisme tersebut dibawa dari Lapas Kembang Kuning, Pulau Nusakambangan, menggunakan kendaraan khusus dengan pengawalan anggota Kepolisian Republik Indonesia dan petugas lapas.

Selanjutnya, kata dia, napi tersebut dibawa menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, untuk diterbangkan ke Palu, Sulawesi Tengah. 

(KR-SMT/I007)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar