Selasa, 17 Oktober 2017

Danau Tambing Destinasi Unggulan di Sulteng

id Tambing, Danau, Wisata
Danau Tambing Destinasi Unggulan di Sulteng
WISATA TAMBING - Sejumlah pengunjung di Kawasan Ekowisata Tambing di Desa Sedoa, Lore Utara, Kabupaten Poso, Sabtu (1/4). Objek wisata yang menyajikan hutan hujan tropis serta telaga yang dihuni ratusan jenis burung serta beberapa jenis tanaman langka itu menjadi salah satu objek wisata andalan di S
"Hutan yang ada di sekitar objek wisata terbilang masih perawan dan berbagai jenis flora dan fauna hidup dan berkembangbiak secara alami," katanya.
Palu (antarasulteng.com) - Danau Tambing yang terletak wilayah perbatasan Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kini menjadi salah satu destinasi unggulan dalam menarik wisatawan dan perolehan devisa.

"Kurun tiga tahun ini jumlah kunjungan wisatawan ke danau ini meningkat drastis," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) Sudayatna di Palu, Rabu.

Ia mengatakan obyek wisata itu merupakan salah satu dari dua destinasi unggulan yang mendapat perhatian pemerintah pusat dan daerah pada 2017 ini. Obyek wisata lain adalah daerah tujuan wisata (DTW) Togean di Kabupaten Tojo Unauna.

Mengingat Danau Tambing masuk dalam kawasan hutan lindung yang dikelola oleh Balai Besar TNLL, maka pengawasannya menjadi prioritas utama BBTNL.

Lokasi wisata tersebut, kata Sudayatna, mendapat pengawasan dan pengamanan ketat dari petugas balai.

"Di lokasi ada petugas kami yang siaga 1x24 jam," katanya.

Sejumlah petugas Polsus diterjunkan melakukan pengawasan dan pengamanan di lokasi obyek wisata yang terletak di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso itu.

Obyek wisata tersebut berada pada ketinggian sekitar 1.700 meter dari atas permukaan laut dan dapat jangkau dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat selama 2,5 jam dari Kota Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng.

"Hutan yang ada di sekitar objek wisata terbilang masih perawan dan berbagai jenis flora dan fauna hidup dan berkembangbiak secara alami," katanya.

Dari tahun ke tahunnya, kata Sudayatna, pengunjung terus meningkat karena ada beberapa yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung baik wisatawan lokal, nusantara maupun mancanegara.

Khusus wisatawan mancanegara, hal yang paling menarik dan unik yang ada di lokasi obyek wisata Danau Tambing adalah mengamati burung.

"Danau Tambing merupakan `surganya` ratusan jenis burung dari kecil sampai besar dengan warnanya bulu yang beranekaragaman serta suaranya merdu membuat setiap wisatawan yang melihat dan mendengarkan hampir-hampir tidak mau berlalu dari tempat itu," kata Sudayatna.

Setiap hari, pengunjung yang datang ke tempat itu berkisar 400-500 orang. Apalagi saat hari libur kebanyakan pengunjung berkemah di lokasi sambil menikmati indahnya uap air danau di pagi hari dan dinginya udara pada waktu malam hari. ***

Editor: Adha Nadjemudin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga