Senin, 24 Juli 2017

Palu Nomoni 2017 Hadirkan Tamu Luar Negeri

id Sudaryano, Lamangkona
Kami sudah rencanakan, namun belum bisa dipastikan negara-negara mana semua yang akan kita undang nanti
Palu,  (antarasulteng.com) - Pelaksanaan Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) yang akan digelar September 2017 oleh Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, dipastikan menghadirkan sejumlah tamu dari luar negeri.

"Kita undang tamu-tamu dari luar negeri untuk menyaksikan Festival Pesona Palu Nomoni nanti," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Palu, Sudaryano Lamangkona, di Palu, Rabu.

Dia mengatakan undangan tersebut ditujukan kepada para tamu luar negeri melalui kedutaan sejumlah negara yang ada di Indonesia untuk menyaksikan pertunjukan seni budaya daerah itu sebagai bentuk promosi pariwisata.

Menurut dia, undangan tersebut antara lain ditujukan kepada negara-negara yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah Kota Palu seperti Swedia.

"Kami sudah rencanakan, namun belum bisa dipastikan negara-negara mana semua yang akan kita undang nanti," ujarnya.

Olehnya, lanjut Sudaryano, Pemkot Palu sebelum memutuskannya akan membahasnya kembali pada rapat internal persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut, sehingga estimasi tamu undangan luar negeri maupun tamu dari Jakarta bisa tergambar.

Sejauh ini papar dia, untuk menyukseskan kegiatan FPPN 2017 yang telah menjadi agenda tahunan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu, pihaknya telah melakukan sejumlah pertemuan bersama kementerian Pariwisata dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna membahas teknis kegiatan.

"Kita tetap optimistis kegiatan ini sukses dan berjalan lancar seperti yang kita harapkan bersama," katanya.

Rangkaian kegiatan itu antara lain pertunjukan seni budaya, rembuk budayawan dan para tokoh adat nusantara, sarasehan kebudayaan dan kegiatan pendukung lainnya yang pantas disaksikan masyarakat.

Pada pelaksanaan kegiatan FPPN nanti, Pemerintah Kota Palu telah merancang dua agenda nasional yang akan di helat di Palu antar lain seminar lembaga adat atau `libu mbaso` dan Pekan Budaya Indonesia.

Dua agenda nasional itu, rencananya akan diikuti peserta perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia. 

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga