Selasa, 25 Juli 2017

Jokowi bertemu tiga CEO perusahaan strategis Turki

id jokowi
Jokowi bertemu tiga CEO perusahaan strategis Turki
residen Joko Widodo sebelum mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Turki, Kamis (6/7), bertemu dengan Chief Excecutive Officer (CEO) dari tiga perusahaan industri strategis di Turki untuk membahas perluasan investasi di Indonesia. (ANTARA News/Hanni Sofia)
Ankara (antarasulteng.com) - Presiden Joko Widodo sebelum mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Turki bertemu dengan Chief Excecutive Officer (CEO) dari tiga perusahaan industri strategis di Turki untuk membahas perluasan investasi di Indonesia.

ANTARA News/Hanni Sofia

Pertemuan "one on one" dengan para CEO tersebut digelar di Hotel JW Marriot Ankara sesaat sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Ankara, Turki, Kamis sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

"Di dalam one on one ada tiga CEO yang melakukan pertemuan dengan Presiden," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.

ANTARA News/Hanni Sofia

Tiga CEO perusahaan itu meliputi CEO dari Karadeniz Holding, Hitay Energy Holding, dan Turkish Aerospace Industries.

Karadeniz Holding misalnya sedang mengembangkan kerja sama dengan PT PAL untuk "joint production" power ship atau kapal pemasok listrik.

"Hitay Energy Holding untuk bicara masalah kegiatan mereka di bidang investasi geothermal," katanya.

Sedangkan Turkish Aerospace Industries membahas soal perluasan kerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia untuk pengembangan CN generasi terbaru.

"Dan kemudian untuk joint development antara PT DI dengan Turkish Aerospace Industries untuk pengembangan pesawat CN 235, kemudian pengembangan pesawat untuk CN 245, pengembangan pesawat tanpa awak, drone kelas medium altitude long endurance untuk patroli perbatasan," katanya.

ANTARA News/Hanni Sofia

Presiden pada kesempatan itu juga menghadiri forum bisnis yang dihadiri para calon investor dan investor yang sudah menanamkan modalnya di Indonesia.

Hadir pula dalam forum tersebut Ketua Kadin Indonesia Rosan P Roeslani serta beberapa pengusaha asal Indonesia. (skd)




Editor: Adha Nadjemudin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga