Danrem Resmikan Paud di Bekas Persembunyian Teroris Poso

id Pso, Danrem, Teroris

Danrem Resmikan Paud di Bekas Persembunyian Teroris Poso

Komandan Korem 132 Tadulako, Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa menyaksikan anak-anak Paud naik sepeda dari hadiah menggambar saat meresmikan gedung Taman Kanak-Kanak Pendidikan Usia Dini (TK Paud) Almarhamah dan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di Dusun Tamanjeka, Poso Pesisir. (Antarasulteng/Fery Ti

“Negara kita sudah merdeka, oleh karenanya anak-anak bebas bersekolah, bebas belajar, bebas beribadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Jadilah anak yang pintar, cerdas dan berahlak serta saling mencintai walaupun berbeda-beda suku, beda ag
Poso (antarasulteng.com) - Komandan Korem 132 Tadulako, Kolonel Inf  Muhammad Saleh Mustafa meresmikan Sekolah Taman Kanak-Kanak Pendidikan Usia Dini (TK Paud) Almarhamah dan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ)  di daerah bekas basis kelompok teroris Santoso, Dusun Tamanjeka, Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir, Selasa (25/7).


Pengresmian itu ditandai pengibaran bendera Merah Putih di halaman sekolah oleh 10 anak-anak Paud Almarhammah disaksikan Wabup Poso Toto Samsuri, Wakapolres Poso Kompol I Gede Swara, Dandim 1307 Poso Letkol Dody Trio Hadi, Wadan Kolaps Kol Inf Satyo, Komandan Sektor 2 Tinombala AKBP Zuhri dan sejumlah undangan yang hadir.

Pengibaran bendera itu dimaksudkan untuk menanamkan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan rasa menghargai jasa pahlawan pada diri anak-anak sejak usia dini, agar anak menjadi generasi penerus bangsa dan dapat menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa Indonesia di mata dunia.

Danrem yang juga Dansatgas Opster TNI Sintuwu Maroso 2017, menegaskan  sekolah Paud merupakan sarana pendidikan bagi anak usia dini yang sangat bermanfaat untuk mendidik anak, menerima pelajaran mulai dari hal terkecil.
 
“Negara kita sudah merdeka, oleh karenanya anak-anak bebas bersekolah, bebas belajar, bebas beribadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Jadilah anak yang pintar, cerdas dan berahlak serta saling mencintai walaupun berbeda-beda suku, beda agama dan beda warna kulit,” katanya.

Danrem berpesan agar pengelola Paud dapat mengoperasionalkan sekolah itu dengan baik dan berkesinambungan. Sehingga keberadaannya bermanfaat bagi kemajuan generasi akan datang. 
 
Sementara itu Wakil Bupati Samsuri mengatakan anak-anak usia dini sejak sekarang harus diberikan pemahaman dan pembelajaran yang baik, agar bisa  tumbuh dewasa dan bertanggung jawab hidup bersama dengan damai.

Samsuri juga berpesan agar anak-anak dari sekarang harus mengenal Pancasila Ber-Bhineka Tunggal Ika dan bisa menerapkan Bhineka Tunggal Ika dalam hidup sehari-hari.
 
Pengoperasian TK Paud dan TPQ dirangkaian dengan lomba mewarnai gambar diikuti 325 anak. Danrem juga memberikan bantuan alat menggambar. Pemenang yang masuk enam besar Akan mendapat hadiah sepeda.***