Pertamina Jamin Ketersediaan Bahan Bakar Di Palu

id elpiji

Ilustrasi (antaranews)

Palu,  (antarasulteng.com) - PT Pertamina menjamin ketersediaan bahan bakar terutama elpiji cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Palu yang cenderung meningkat.

"Tidak ada masalah soal BBM dan elpiji, stok yang ada termasuk elpiji subsidi cukup tersedia dalam jumlah memadai," kata Sales Eksekutif Elpiji (SE) V Pertamina Sulawesi Tengah, Bastian Wibowo di Palu, Kamis.

Ia tidak merinci kecuali mengatakan, pihaknya menyediakan stok semua jenis BBM dan elpiji baik subsidi maupun nonsubsidi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan BBM dan elpiji menghadapi Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah dijamin cukup memenuhi kebutuhan.

Khususnya elpiji tiga kg yang sering dikeluhkan masyarakat karena dijual di luar pangkalan jauh di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah. Bastian mengatakan pihak Pertamina menyalurkan kepada agen/distributor dan selanjutnya dari distributor langsung ke pangkalan resmi.

Jadi, kata dia, pendistribusian elpiji subsidi hanya sampai ke pangkalan resmi. "Tidak ke kios-kios pengecer" jelas dia.

Menurut dia, elpiji tiga kg yang banyak beredar di kios-kios pengecer dengan harga cukup tinggi tersebut, itu merupakan pelanggaran. Dari mana kios mendapatkannya dari pangkalan.

Pangkalan yang nakal menjual elpiji subsidi kepada pedagang harus ditindak tegas. Dan yang berhak menindak tegas adalah agen/distributor harus mengambil tindakan dengan menghentikan pasokan atau memutuskan kemitraan dengan pangkalan nakal.

Bastian menegaskan sudah banyak pangkalan nakal yang terbukti menjual elpiji subsidi kepada pedagang diberhentikan atau di stok pasokannya.

HET elpiji subsidi ditetapkan pemerintah Rp16.000 per tabung. Di kios-kios harga elpiji subsidi berkisar Rp25.000 hingga Rp35.000 per tabung. (skd)
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar