Rabu, 20 September 2017

Pertamina-Pemkot Segera Gelar Operasi Pasar Elpiji

id elpiji
Pertamina-Pemkot Segera Gelar Operasi Pasar Elpiji
Ilustrasi (antaranews)
Mudah-mudahan pekan depan kami bersama Pemkot Palu akan melakukan operasi pasar di 46 kelurahan di kota ini
Palu,  (antarasulteng.com) - PT Pertamina (Persero) dan Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, akan menggelar operasi pasar khusus elpiji untuk menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan elpiji bersubsidi tabung 3kg.

"Mudah-mudahan pekan depan kami bersama Pemkot Palu akan melakukan operasi pasar di 46 kelurahan di kota ini," kata Sales Executive (SE) Elpiji Wilayah V PT. Pertamina Sulawesi Tengah, Bastian Wibowo di Palu, Selasa.

Bastian menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi bersama pemerintah kota setempat untuk menetapkan jadwal gelar operasi pasar.

Menurutnya, operasi pasar ini sebagai bentuk upaya menekan angka penjualan gas elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer, termasuk menekan harga yang kini berada di atas HET.

Karena, katanya, pada dasarnya penjualan elpiji 3kg di kios-kios tidak dibenarkan.

"Apa ia pengecer memiliki izin menjula gas bersubsidi di kios-kios? penjualan elpiji bersubsidi itu hanya sampai pada tingkat pangkalan," kata Bastian tegas.

Kota Palu, saat ini telah memiliki 971 pangkalan elpiji 3kg yang tersebar di 46 kelurahan, dengan alokasi perhari sekitar 50 tabung dari pihak agen.

"Kalau alokasi pangkalan yang mengatur adalah agen, jadi kita yang memberi alokasi ke agen dan agen yang mengatur jatah pangkalan," jelasnya.

Menurut Bastian, sebenarnya tidak ada kelangkaan elpiji di Kota Palu dan sekitarnya, sebab Pertamina setiap harinya melakukan droping ke agen, begitu pun agen melakukan suplay ke pangkalan.

Karena itu, kata Bastian, yang perlu diawasi ketat bahkan ditertibkan oleh pemerintah kota adalah para pengecer tersebut.

Masyarakat Kota Palu sejak sebulan terakhir mengeluhkan langkanya elpiji di tingkat pangkalan resmi namun cukup banyak dijual pengecer dengan harga Rp25.000 sampai Rp35.000/tabung, padahal HET-nya haya Rp16.000/tabung. (skd) 

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga