Jumat, 20 Oktober 2017

Bank Indonesia Sulteng Miliki Enam BI `Corner`

id bank, BI Sulteng, Pojok BI
Bank Indonesia Sulteng Miliki Enam BI `Corner`
Kepala BI Sulteng Miyono (kiri) dan Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu. (www.sulteng.antaranews.com/Dok. Humas BI Sulteng)
Tahun 2020, pojok BI ditargetkan mencapai 1.000 tempat di seluruh Indonesia
Palu,  (sulteng.antaranews.com) - Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah telah memiliki enam pojok Bank Indonesia (BI) atau BI `Corner` yang tersebar di sejumlah instansi pemerintah dan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

"BI Corner yang ke enam, kami resmikan tanggal 9 Oktober 2017 lalu, di Universitas Muhammadiyah Palu," kata Kepala Perwakilan BI Sulteng, Miyono di Palu, Rabu.

Miyono menjelaskan pojok BI itu tersebar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulteng, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Universitas Tadulako (Untad) Palu, Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong.

Dia mengatakan pojok BI merupakan program sosial Bank Indonesia dengan tema unggulan `Indonesia Cerdas`.

Program itu kata dia, merupakan upaya untuk mendukung dan memperkuat pemahaman masyarakat tentang keberadaan dan peran Bank Indonesia.

"Kami juga mendorong kegiatan edukasi dan peningkatan kualitas pendidikan, melalui penyediaan koleksi buku berkualitas di masyarakat," ungkapnya.

Hal itu kata Miyono, tidak terlepas dari upaya untuk menciptakan generasi gemar membaca, dengan menciptakan tempat dengan desain dan fasilitas yang memadai dan koleksi pustaka yang berkualitas.

Harapannya, dapat lebih menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke pojok BI.

Jika sebagian masyarakat masih enggan berkunjung ke perspustakaan BI dengan sejumlah alasan, keberadaan pojok BI merupakan upaya untuk mendekatkan sumber informasi yang dimiliki kepada masyarakat.

"Tahun 2020, pojok BI ditargetkan mencapai 1.000 tempat di seluruh Indonesia," ujarnya.

Bagi Miyono, BI memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dengan seluruh instansi penerima pojok BI di seluruh Indonesia.

Melalui skema hibah terpogram, penerima manfaat diharapkan dapat merawat dan menambah koleksi pustaka yang telah disediakan sehingga mampu bermanfaat secara optimal bagi masyarakat.

"Adapun total koleksi buku BI corner yang diberikan oleh BI sebanyal 108 judul buku dalam bentuk hardcopy dan 1.012 judul buku dalam bentuk `softcopy` atau e-book," ujarnya.

Buku dalam bentuk e-book merupakan kumpulan dari berbagai publikasi yang diterbitkan oleh BI, seperti buletin ekonomi, moneter dan perbankan, riset dan working paper BI, laporan kebijakan moneter dan perekonomian. (skd)

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga