Minggu, 22 Oktober 2017

Kementerian PPN Apresiasi Rencana Pengembangan IAIN Palu

id Iain
Kementerian PPN Apresiasi Rencana Pengembangan IAIN Palu
Pejabat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Subandi Sardjoko didampingi Rektor IAIN Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg meninjau pembangunan gedung perkuliahan di Desa Pombewe Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi, Selasa 10 Oktober 2017 (Muhammad Hajiji/antarasulteng.com)
Palu, (Antarasulteng.com) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen-PPN) mengapresiasi rencana pengambangan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, untuk memaksimalkan pembangunan manusia.

"Prinsipnya Kementerian PPN/Bappenas mengapresiasi rencana pengembangan IAIN Palu. Perencanaan ini sangat baik," kata Deputi Menteri Kementerian PPN Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayan Subandi Sardjoko, di Palu, Rabu.

Dirinya mengemukakan hal itu dalam kunjungannya meninjau pembangunan dua gedung perkuliahan IAIN Palu di kampus pengembangan yakni Desa Pombewe, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, didampingi Rektor IAIN Prof DR H Zainal Abidin MAg dan civitas akademik.

Subandi turut serta meninjau persiapan lahan untuk pembangunan kampus II IAIN Palu yang akan dibiayai oleh Islamic Development Bank (IDB).

Dia mengatakan perencanaan pengembangan kampus II yang saat ini tengah berjalan, ditandai dengan pembangunan dua gedung perkuliahan dibiayai SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) tidak boleh berhenti.

"Saya sangat mengapresiasi pengembangan IAIN Palu, juga mengapresiasi keseriusan dan manajemen yang baik dalam mengelola SBSN," ujarnya.

Dirinya juga menyebut bahwa SBSN sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana untuk menunjang kelancaran perguruan tinggi dalam pembangunan manusia.

Dia meminta kepada Rektor IAIN Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg segera menyusun perencanaan pembukaan program studi dan jurusan yang bersifat umum.

"Program studi dan jurusan yang bersifat umum atau non-agama, harus segera disiapkan oleh IAIN Palu. Program-program studi dan jurusan yang tidak dimiliki oleh Universitas Tadulako harus ada di IAIN," ujarnya.

Lanjut dia mengatakan jurusan dan program studi umum non-agama, harus ada di IAIN Palu, hal ini untuk memaksimalkan pembangunan manusia berdasarkan tantangan zaman dan kebutuhan.

Terkait hal itu Rektor IAIN Palu Zainal Abidin menyatakan bahwa pembukaan program studi dan jurusan umum non-agama, akan segera disiapkan.

"Saya akan fokus untuk pembukaan program studi dan jurusan yang bersifat umum atau non-agama, untuk pengembangan IAIN Palu," terangnya.

Editor: Anas Masa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga