Selasa, 17 Oktober 2017

Gubernur Lantik Baharuddin Sebagai Penjabat Bupati Morowali

id Longki djanggola
Gubernur Lantik Baharuddin Sebagai Penjabat Bupati Morowali
Gubenur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (antaranews)
Bungku, Sulteng,  (antarasulteng.com) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola di Gedung Olah Raga Bungku, Jumat, melantik Baharuddn H Tanriwali selaku penjabat (caretaker) Bupati Morowali untuk mengisi kekosongan kursi kepala daerah pascaputusan Mahkamah Konstitusi yang memerintah pemungutan suara ulang (PSU) pilkada di daerah itu.

Baharuddin H Tanriwali sehari-hari menjabat Asisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Sulawesi Tengah, pernah menjabat selaku pelaksana tugas Sekdaprov Sulteng selama sekitar 18 bulan dan juga pernah menjabat Sekretaris KPU Sulteng sehingga dinilai memiliki kapasitas dan kapabilitas menjadi penjabat Bupati Morowali.

Gubernur Longki Djanggola mengatakan bahwa penjabat Bupati Morowali ini memiliki dua tugas utama yakni menjaga agar roda pemerintahan berjalan tertib, aman dan lancar hingga ada bupati dan wakil bupati definitif serta membantu dan mendukung KPU Sulawesi Tengah untuk menyelenggarakan pemungutan suara ulang Pilkada Morowali sesuai perintah Mahkamah Konstitusi.

Pemungutan suara pilkada Morowali digelar pada 27 November 2012 dan dimenangkan pasangan petahana Anwar Hafid/Sumisi Marunduh yang meriah 42 persen suara, namun hasil pemungutan suara itu digugat salah satu kandidat yakni Achmad Ali/Yakin Tumakaka ke MK.

MK dalam putusannya pada 18 Januari 2013 memerintah KPU Sulteng menggelar pemungutan suara ulang karena KPU Morowali terbukti melakukan pelanggaran yakni meloloskan Andi Muhammad sebagai kandidat padahal yang bersangkutan tidak memenuhi syarat kesehatan

Atas pelanggaran KPU itu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam sidangnya awal Januari 2013 telah memecat empat anggota KPU Morowali.

MK memerintahkan KPU Sulteng menggelar pemungutan suara ulang paling lambat 60 hari setelah putusan tersebut tanpa menyertakan pasangan Andi Muhammad/Saiman Pombala paling lambat 60 hari setelah putusan diambil.

Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan daerah, maka Gubernur Sulteng melantik penjabat bupati sebab pejabat lama Andi Muhammad/Sumisi Marunduh yang juga pemenang pilkada 267 November 2012, telah habis masa jabatannya periode 2007-2012 pada 23 Desember 2013.

Sebelum Baharuddin H Tanriwali dilantik sebagai caretaker bupati, jabatan bupati diisi oleh Sekda Morowali Syahril Ishak sebagai pelaksana harian.

Gubernur Longki Djanggola menilai Baharuddn H Tanriwali dengan pengalamannya sebagai pamong senior akan mampu melaksanakan tugasnya di Morowali hingga terpilih pasangan bupati/wakil bupati definitif periode 2013-2018.

Usai pelantikan, Gubernur Longki Djanggola segera meninggalkan Bungku untuk kembali ke Palu lewat Sorowako dan Makassar.(R007/SKD)

Editor: Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Baca Juga